Presentasi

21 03 2010

Dalam materi kurikulum sekolah masa kini, siswa banyak diajarkan untuk berpresentasi dalam berbagai mata pelajaran. Baik presentasi hasil penelitian lapangan, praktikum ilmiah, diskusi, rangkuman pelajaran, atau memang pelatihan presentasi tujuan lain seperti latihan mempresentasikan produk/jasa dalam pelajaran Bahasa Inggris.

Pelatihan Presentasi sejak masa sekolah sangat bagus dan bermanfaat menurut saya, karena didalam jenjang kehidupan selanjutnya seperti masa kuliah apalagi masa kerja akan banyak dibutuhkan kemampuan berpresentasi di muka umum. Untuk mendapatkan gelar dari jenjang perkuliahan, seseorang harus mampu mempresentasikan hasil skripsi/tesis/disertasi nya ke hadapan pengujinya. Beberapa sekolah SMA bahkan mewajibkan pembuatan karya tulis yang harus dipresentasikan juga kepada penguji untuk kelulusan SMA, tentu ini seperti latihan pembuatan skripsi/tesis/disertasi itu hanya saja biasanya tema yang diambil lebih ringan . Apalagi di dunia kerja, kemampuan berbicara di muka umum lebih diperlukan. Dalam pekerjaan yang berkaitan dalam perdagangan misalnya, seseorang harus mampu mempresentasikan produknya kedepan calon pembelinya. Dalam pekerjaan yang berkaitan dengan keilmuan, seseorang harus mampu mempresentasikan hasil penelitiannya juga dalam seminar ke khalayak umum misal. Apalagi dalam pekerjaan bidang keguruan, dimana selain harus pintar berpresentasi juga harus sabar dan sepenuh hati. Serta dalam bidang lainnya, jelas bahwa kemampuan Presentasi itu perlu bahkan wajib.

Sayangnya, masih banyak siswa atau setidaknya dalam lingkungan saya yang masih belum memiliki kemampuan cukup dalam berpresentasi. Bahkan dalam banyak presentasi siswa yang tentu biasanya menggunakan Power Point, siswa yang mempresentasikan itu tak berbeda dengan membaca isi presentasi itu saja kalau tak mau dibilang betul-betul hanya membaca isi presentasi itu. Sehingga dalam banyak presentasi itu saya lebih memilih tidak memedulikan omongan yang presentasi asal baca itu melainkan hanya membaca isi Power Point itu. Selain malas mendengarkan omongan yang standar Power Point, saya juga seringkali tidak bisa mendengarkan dalam baik omongan mereka yang terdengar sangat pelan.

Saya masih ingat waktu saya kelas 1 SMA dulu guru Bahasa Inggris saya pernah terang-terangan menyindir teman saya yang berpresentasi asal baca itu dengan menyuruh seorang teman yang tidak berpresentasi untuk melanjutkan bacaannya, seperti membaca suatu artikel di buku yang panjang dimana membacanya bergantian. Memang, dalam berpresentasi asal baca itu juga memiliki isi yang sangat panjang seperti artikel saja yang membuat si orang yang berpresentasi itu nampak tidak memiliki pengetahuan tentang apa yang dipresentasi itu selain bacaan dalam Power Point itu.

Jika dalam presentasi berkelompok, bisa jadi penyebab presentasi-presentasi membosankan itu juga karena hanya salah satu orang didalam kelompok itu yang membuat presentasi itu. Terlebih parah lagi anggota yang lainnya tidak menguasai tema dan tidak kompak karena kurangnya komunikasi sehingga pada saat presentasinya juga mereka terlihat bingung dan tidak terorganisir pergerakannya, mana bisa membuat presentasi yang menarik.

Iklan

Aksi

Information

16 responses

21 03 2010
Veluz

Yah, se-enggaknya presentasi di sekolah gw kaga boleh baca2 an.. Kalo ngebaca paling pol nilainya 65.. itu pun kalau bacaannya bak penyair kondang…

Kalo saya bikin presentasi, bakal gw banyakin gambar buat penjelasan terus satu page paling 3-4 line saja kata2nya, seterusnya penjelasan sendiri. haha

Ah jadi kangen masa2 presentasi…
Sekarang ngadepin uan terussss…..

21 03 2010
Adriano Minami

Ya memang seharusnya materi presentasi itu singkat tapi padat, dan penjelasannya juga gak boleh sama persis ama di Power Pointnya. Yang berarti ngomongnya juga jangan singkat.

Wew, udah kelas tiga ya?

21 03 2010
Ecy

Jaman skrg orang yang jago berpresentasi kebanyakan Multi Level Marketing.

21 03 2010
Adriano Minami

Nggak semua sih, tapi kalo Multi Level Marketing pasti jago Presentasi 😛

21 03 2010
Ecy

Nah makanya, kalo anda pintar presentasi, masa depan anda cerah untuk menjadi MLM

21 03 2010
si orang aneh

kalo presentasi bagus/nggaknya gaya presentasinya bisa tergantung dari temanya juga sih. biasanya kalo kebetulan orang yg presentasinya demen sama temanya presentasinya bisa bagus, kalo nggak ya kacau. 😕
*paling gak nahan & bener2 kacau kalo disuruh presentasi di pelajaran2 yg berhubungan sama ekonomi (selama SMP-kuliah sebagian besar tugas yg pake presentasi itu di pelajaran2 ekonominya)

21 03 2010
Adriano Minami

@Ecy : Saya kurang suka MLM sih 😛

@Hyou : Berarti bener2 tergantung tema ya?

22 03 2010
velc

kalo ngasal baca, trus bacaan yang ditampilin di slide nya terlalu banyak, males juga bacanya.. paling juga cuman ngeliat orang yang tampil tanpa menyimak apa yang dia bicarakan.

lebih bagus kalo bikin presentasi di slide nya ditunjukin bagan-bagan dan gambar-gambar. jadi penyimak lebih ingin untuk ngedengerin omongan dia karena di slide nya ga ditampilin.

22 03 2010
si orang aneh

kalo temanya kita demen kan lebih semangat nyari bahan & bikin presentasinya =))

22 03 2010
Adriano Minami

@velc

Karena gak ada di slide, kalo orang mau tau terpaksa ngedengerin dia kan maksudnya? 😛

@Hyou

Dalam semua hal juga gitu :))

25 03 2010
Rachmadhina I. W

Ahaha bener itu. Lagian kalo apa yang disampein ga ada di slide, pendengarnya jadi makin penasaran sama yang disampein, terus jadi makin semangat nanyanya.

27 03 2010
Ecy

ehey siapa yang suka mlm, yan? :p

27 03 2010
jensen99

Berhubung saya dulu kuliah keguruan, maka pendidikan dan pelatihan untuk menyampaikan materi didepan orang banyak sudah jadi materi wajib, sampai latihan ngomong ngadep tembok pun ada. Padahal saya benci banget ngajar! 😆
Sialnya almamaterku bukan kampus hi-tech sih, jadi ya pada buta aplikasi Windows. Saya aja gak tau pake power point sampai hari ini. 😳 :mrgreen:

27 03 2010
Adriano Minami

@Dhina :

Sebenarnya itulah yang menurut saya tujuan presentasi 😀

@ecy

Entahlah, sepupu saya ada yang pernah ikutan

@jensen99

Ya memang kalo keguruan wajib presentasi, bahkan praktek ke kalangan siswa yang notabene masih kurang menghargai presentasi itu sendiri 😀

Kuliah keguruan sebelum tahun 90-an juga masih konvensional kok 😀

17 07 2010
Lake_Filter

Presentasi itu bagus, membiasakan kita berbicara di depan publik, serta membuat orang lebih mudah bersosialisasi…

Salahnya, pendidikan presentasi dimulai dari kuliah, dan turun hingga ke tingkat pendidikan SMP…

Kalau memang ingin memasukkan kegiatan presentasi pada generasi mendatang, bukankah sebaiknya dimulai dari TK/SD baru naik ke atas hingga kuliah? Atau jika ingin mengambil tindakan yang lebih “berani” lagi, perintahkan kepada pasangan muda untuk mengajarkan anak-anak mereka untuk berpresentasi sejak dini…

11 10 2010
ramlannarie

kunjungan balik ditunggu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: