Complicated

26 07 2009

Apakah yang anda bayangkan ketika membayangkan kalimat “complicated”? Mungkin beberapa dari anda akan membayangkan sebagai sebuah status di jaringan sosial. Tapi, apakah itu yang saya maksud?

Bukan “complicated” itu yang saya bicarakan, lagipula saya seumur-umur belum pernah mengalami status “relationship” seperti itu (pacaran aja gak pernah). Walaupun begitu, bukan berarti saya tidak pernah merasa “complicated” bahkan sering sekali. Sebelumnya, mari saya jelaskan pengertian “complicated” itu sendiri.

“Complicated” artinya rumit atau sulit. Kondisi yang jika diumpamakan dengan komputer adalah komputer yang banyak melakukan kegiatan sekaligus kemudian menjadi “ngehang” (sering komputer saya alami demikian). Memang, pada dasarnya saya adalah orang yang sangat rumit terutama jalan pemikirannya sampai kadang2 teman bicara saya mengalami kesulitan dalam “decoding” pembicaraan dari saya. Jalan pemikiran saya yang terlalu banyak dan bercabang-cabang menyebabkan diri saya menjadi orang yang bisa dikatakan sangat rumit. Terkadang, dalam suatu permasalahan saya bisa saja berpikir macam-macam hingga terkadang menjadi terlalu jauh sehingga gak nyambung dan malah jadi malas menyelesaikan permasalahan itu karena keasyikan dalam kerumitan itu

Saya senang menulis, saya senang berdiskusi, sayapun memiliki ide-ide dan konsep yang mampu menyokong saya dalam kesenangan itu. Tetapi terkadang kerumitan ini membuat saya tidak bisa mengungkapkannya dan bahkan menjadi tidak bermutu serta jauh dari yang saya hendak kemukakan. Saya sering kali dianggap “orang aneh” karena hal ini, kerumitan saya seringkali menyebabkan saya kesulitan dalam berhubungan sosial. Saya merasa orang tidak mengerti yang saya katakan, dan begitu pula orang itu tidak mengerti yang saya katakan.

Dalam ilmu Sosiologi, ketika berinteraksi kita akan mengalami 3 tahap yaitu Encoding, Penyampaian, dan Decoding. Permasalahan saya ini cenderung pada Penyampaiannya, akibat tahap Encoding yang terlalu sulit saya lakukan, hal ini berlanjut ke bagaimana lawan bicara saya “Decoding” kata2 saya itu.

Ada yang bisa bantu? (Sori jadi curhat)

Iklan

Aksi

Information

2 responses

26 07 2009
Dins Allheal

Siapa bilang mbayangin status jejaring sosial?
Saya pertama kali baca kebayang lagunya Avril loh. :p ohhoho

Dan lagi.. Saya sih gapernah ngrasa kalo diri saya ini rumit ya. Tapi gatau ngapa temen2 saya pada ngasi julukan miss ribet. *sob* knp jd mlh blk crht sih. Swt

Ada cara lain kok buat nuangin ide2 sama berkonsep ria. Berkarya. 😀 apa pun gak cman tulisan. Dan bukan kah interaksi itu juga wadah buat nuangin ide2 berkonsep.
Nggg gimana ya.

27 07 2009
TamaGO

dalam penyampaian pilih kata2 yg mudah dimengerti dan sederhana. Klo masih susah kasih clue (kaya teka teki ajah) :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: