Seminggu telah berlalu

11 01 2009

Seminggu telah berlalu semenjak kebijakan pemerintah DKI Jakarta memajukan jam masuk sekolah. Kebijakan yang dimaksud untuk mengurangi kemacetan ini menurut saya kurang berhasil dikarenakan

1. Hanya memajukan jam macet anak sekolahan dari jam 06.30-07.00 menjadi 06.00-06.30
2. Semakin sedikit siswa yang menggunakan kendaraan umum karena terlalu pagi, jadi semakin banyak kendaraan pribadi

Dan hal ini juga membuat banyak anak2 sekolah yang masuk menjadi kurang bersemangat karena banyak yang masih mengantuk, serta menambah kemacetan.

Oh pemerintah, adakah solusi yang lebih baik?

Iklan

Aksi

Information

18 responses

11 01 2009
Reina Lunarrune

Saa…
Jadi males skul…
=_=

11 01 2009
Mbak Le

Itu sih lu aja yg dasar males..
Idealnya sekolah itu kan tersebar rata agar anak2 daerah ini bisa bersekolah di daerah yg tepat.
Kalau kita melihatnya hanya lingkup sekolah ‘kelas atas’ Jakarta (yg notabene muridnya orang berada) ya seperti itu.
Untuk labschool aja deh. Coba tanya ada berapa anak yg rumahnya di bekasi, bogor, jaksel, dst..

Objek yg Anda bawa di sini masih terlalu kecilnya lingkupnya kalau mau bawa Pemerintah DKI segala (meski kebijakannya datang dari mereka juga).

11 01 2009
Catshade

Sekarang katanya jam kerja pegawai juga mau digilir sesuai wilayah kotanya… 😕

11 01 2009
reverseinverse

Gak gitu ngepek ke gua karena emang gua masuk jam 6.30 dari lama sebelum peraturan ini ditetapkan.

11 01 2009
Adriano Minami

@Reina ; Jangan begitu lah, bentar lagi UN lho.

@Mbak Le : Yaaa… Gmana ya? Susah dijelaskan.

@Catshade : Aneh2 saja ya? Jam masuk beda tapi jam pulang masa sama?

@Reverseinverse : Lah? Saya juga lho masuk pagi

11 01 2009
Adit

@Mbak Le : Yaaa… Gmana ya? Susah dijelaskan.

Fail excuse? 😕

Coba lihat komennya reverseinverse. Dia sudah masuk jam 06.30 sejak sebelum aturan ini diterapkan. Anak Labschool saja yang terlalu dimanja. :mrgreen:

Interpretasi dari kalimatnya Namec: ini dimaksudkan supaya para pelajar bisa bersekolah di wilayahnya sendiri. Yang di Jaksel sekolah di Jaksel, yang di Bekasi ya di Bekasi, dst. CMIIW.

11 01 2009
syaorannatsume

Yang sabar, yaa…

Tapi ini melatih, lho. Menunjukkan kegigihan anak-anak Jakarta.
DiBKL aja yang ga pernah macet, masuk jam 7 aja masih ada yang terlambat.

~Yaa, tapi yang terlambat emang pemalas, sih. 😆

ini dimaksudkan supaya para pelajar bisa bersekolah di wilayahnya sendiri.

Tapi entah kenapa, saya ngerti perasaan orang yang bela-belain sekolah di beda wilayah. 🙄 (walau mungkin, ga sepenuhnya pendapat saya benar)

Karena menurut saya, ada saja orang yang mau berusaha untuk sekolah jauh-jauh demi mendapatkan sekolah bagus yang dia favoritkan. Setidaknya, ini bisa menambah minat untuk belajar.
Ada saja orang yang merasa malas sekolah karena gagal memasuki sekolah yang dia inginkan.
Selain itu ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi, sih. 🙄

BTW, itu hanya pendapat saya saja. Saya kan tidak tahu bagaimana keadaan aslinya di Jakarta. 😉

12 01 2009
Mbak Le

..demi sekolah bagus yg Ia favoritkan..

Nah, ini dia.. Inilah penyakitnya. Seharusnya istilah sekolah favorit itu tidak ada. Setiap sekolah dasar idealnya memiliki standar yg setara.
Bukan dalam artian saya menentang kompetisi antar siswa. Idealnya tidak ada jenjang kualitas yg terlampau jauh terhadap sekolah2 yg berada di satu propinsi/wilayah. Dampaknya adalah sindrom sekolah favorit itu.
Bahkan yang rumahnya di ujung dunia akan membelai dirinya sekolah di ujung lain. Dampaknya?
Arus komuter akan meningkat, komuter sendiri tentunya akan menggunakan segala upaya untuk bisa mencapai tujuan tepat waktu. Berangkat lebih pagi, kendaraan apapun, dsb.
Komuter juga bukan cuma pelajar, pegawai yang komuter saya rasa juga cukup banyak.

Sehingga di sinilah cacatnya kebijakan itu. Meski memang jumlah pelajat itu banyak apa tidak memperhitungkan jumlah pelajar yang dari ujung jauh? Perbedaan waktu hanya 30 menit itu masih kurang kalau hanya untuk pelajar/komuter. Mereka sudah terbiasa mempersiapkan diri untuk lebih cepat dari biasanya.

@Xaliber: dets rait brader.

13 01 2009
mojangpriangan

Hayaah Jakarta telat… sekolah saya dari jaman Einstein naik dokar itu udah jam 6 harus di sekolah… jadi well bangun pagi sudah biasa~

13 01 2009
Reina

Kalo aku udah dari dulu masuk jam segitu…
Bedanya disini ga semacet di Jkt… ^^

13 01 2009
valupyne

bener!!!
memajukan jam jam sekolah itu bukan solusi..

apalagi, kan banyak tuh pelajar yang demen blajar ampe larut malem demi mendapatkan ketenangan abadi *halah*. kan malah ngantuk banget.. bisa-bisa, malah ga masuk sekolah..

gimana kalo jam nya dimundurin ajah? =))
jadi masuk siang semua.. biar pagi bisa pdipuasin dulu tidurnya.. XD XD

14 01 2009
Novi~Aatrix

untung di Medan ngak hahahhaha, sekarang di medan masih seperti biasa masuk sekolahnya jam 07.30

w jadi gak bisa banyangin jam 06.30 uda harus start belajar 😯 sedangkan w dulu masuknya jam 7.30 aja masih ngantuk apalagi jam 06.30 hehehehehe kurasa gurunya juga masih ngantuk wakakkakaka

15 01 2009
ultragaki

untung skrg gw skul siang, ^^

btw, tukeran link yo

shunkashuutoo.wordpress.com

salam kenal ya

15 01 2009
Rian Xavier

Kasian anak2 jadi korban. 😦

15 01 2009
Dark.phoenix

Aq mah biasa aja….

kalo yg ga biasaemang jadi korban.
Mending siram muka terus pake air panas buat yang g bisa bangun.

Asal jangan makin sore skul.
Kaya pegawai kantoran..
Lembur aja sekalian

17 01 2009
valupyne

hoo.. post lagih..
mau ngebom buat pemberi tahuan tag yang agung.. =))

selamat mengerjakan~ =)) *ngkaka devil*

22 01 2009
Xaliber von Reginhild

Si Adrian mana nih, bikin entri nggak pernah dikomenin?? (angry)

16 03 2009
SPRINTER56 And

bagh.. pas awal awal tuh berasa di neraka deh bangun jam 6… telat terus,

tapi kalo dah kebiasaan.. ga kerasa deh… sekarang dah ga ngantuk lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: