Oh Pegawai Negeriku…

18 12 2008

Sudah berapa jam mbak nunggu urusannya selesai?

Mmmm… sejak 2005

Begitulah iklan yang saya lihat di televisi, mungkin terdengar bodoh. Tetapi sekali lagi ini adalah suatu keanehan di negeri ini, walau tidak se-lebai yang ada di iklan tadi namun pelayanan di negeri ini terbilang sangat lambat. Membuat KTP saja bisa berbulan2 kalo gak pake “pelicin”

Mas, tadi kan udah bayar

Yang disana lain!

Begitulah, seseorang harus memberi “uang rokok” untuk kelancaran urusannya, hal ini terlebih2 jika urusannya itu ilegal. Tapi legal sekalipun jika tidak diberi uang suap maka akan lama sekali selesai urusannya

Gmana sih, kok lama banget?!

Masih mending dilayanin?!!!

Kalo protes, malah digalakin balik. Mentang2 mereka “dibutuhkan” mereka malah seenaknya saja.

Ya, hal itu tidak hanya berlaku ketika mau membuat KTP/KK atau surat2 yang diperlukan lainnya, namun juga kepada Polisi yang jika kita kehilangan mobil/motor harus membayar “uang tebusan”, atau instalasi kesehatan negeri yang “tidak mempan dengan AsKes/JamKesMas”. Bahkan sampai pada tingkatan Pejabat2 tinggipun mereka juga lambat sekali mengurus suatu persoalan (Misalnya penurunan harga BBM), namun bisa cepat jika berurusan dngan mereka sendiri (Contohnya mobil dinas baru, perbaikan rumah dinas, dsb)

Hal ini bisa jadi dikarenakan :

1. Ketika seleksi, mereka berbuat curang dengan cara menyogok pengujinya
2. Ketika seleksi (khususnya berbentuk ujian), mereka telah membeli soalnya sebelum dites
3. Mereka sebenarnya famili dari Pejabat yang sedang menjabat

Dikarenakan mereka sudah keluar biaya sebelum menjadi Pegawai Negeri, maka dari itu mereka harus “balik modal” dengan cara memeras uang2 orang yang “membutuhkan” mereka. Seperti caleg2 partai saja. Maka dari itu, jangan heran jika PNS yang bergaji sekitar 1-5 juta saja bisa memiliki berbagai fasilitas yang tidak wajar untuk seukuran orang segaji itu

Anda patut curiga jika ada seorang yang berprofesi sebagai PNS mempunyai berbagai fasilitas mewah dan hidup mewah, karena gaji PNS itu sesungguhnya tidak terlalu besar. Jadi jika melihat seperti itu akan terlihat aneh

Ya, seharusnya yang namanya Pegawai Negeri atau saya menyebutnya sebagai Abdi Pemerintah bekerja melayani negaranya sepenuh hati.

Iklan

Aksi

Information

10 responses

18 12 2008
Cynanthia

Anda patut curiga jika ada seorang yang berprofesi sebagai PNS mempunyai berbagai fasilitas mewah dan hidup mewah, karena gaji PNS itu sesungguhnya tidak terlalu besar. Jadi jika melihat seperti itu akan terlihat aneh

Err… gimana yah. Tergantung juga sih… ^^;
Soalnya kalau kayak dosen PTN, penghasilannya tidak hanya bergantung pada gaji semata, tapi juga dari projek yang diterima.

Selain itu juga, mungkin memang rejekinya. Tapi kalau terlalu mencolok macam punya mobil Jaguar memang janggal sih. 😛

…Yah, lepas dari semua itu, saya juga tidak suka kalau untuk mengurus ini-itu sampai keluar uang tambahan untuk yang tidak perlu. 😐

19 12 2008
alris

Mungkin semboyannya “kalo bisa dipersulit kenapa harus dipermudah” banyak benernya.
Kunjungan perdana, semoga jadi silaturahmi. Ditunggu kunjungan baliknya. Salam

19 12 2008
agunk agriza

iya. bgtulah indonesia 🙂

20 12 2008
Rian Xavier

Yah beginilah dilema di negeri ini.. 😦

21 12 2008
21 12 2008
Adriano Minami

@Cynan : Gak smuanya mesti ada “proyek” kan? 😀

@alris : :D, Oke

@Agunk : :D, sudah Trademark mungkin? =))

@Rian Xavier : Sebenarnya masalah ini bisa diselesaikan lho

@Goen : Trims buat infonya

21 12 2008
Dark.phoenix

Iya juga ya,
Indo mang gini…

Ada juga yang nyogok, nipu atas nama negara to derajat..

Sumpah, kaga ngaku….
Kapan…. Indo bener..?

Kayany bakal jadi harapan doang bersih kaya kain gak bernoda oleh nista…

(Wuseth! Bahasa saya!)

22 12 2008
agunk agriza

ko yg tontonan sampah ga ada kolom commentnya ya ? 😆

23 12 2008
Adriano Minami

Maaf, kemarin ada kesalahan. Sudah diperbaiki 😀

6 01 2009
Lemon S. Sile

jangan suudzan… *ejaannya bener ga ya?* 😕

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: