Provokasi

19 09 2008

Damn, baru2 ini Seven ribut ama Ultra Six gara2 ada yg ngomong bahwa si Six ngejelekin dia di belakang, en ada juga yang ngomong si Seven fitnah Six nyolong di Supermarket. Jadi mereka bertengkar dan bahkan hampir merusak suatu planet. Untungnya Ultra Father segera menindak lanjuti dan mencari siapa Biang Keroknya masalah ini

Mungkin cerita diatas merupakan cerita fiksi non-ilmiah, tetapi hal tersebut pada kenyataannya sering terjadi di sini. Seperti yang saya ceritakan sebelumnya. Indonesia adalah negara sensitif dan memiliki banyak perbedaan pandangan . Tetapi sayangnya, dangkalnya pikiran seseorang sering menyebabkan provokasi lebih mudah terjadi.

Provokasi itu sendiri artinya adalah suatu tindakan yang menyebabkan suatu tindakan, dan orang yang melakukan tindakan itu disebut juga Provokator. Namun, sepertinya kalimat ini bermakna negatif karena kata2 Provokasi atau Provokator itu dianggap sebagai suatu gangguan atau intrupsi sosial. Serta mengacaukan sesuatu yang seharusnya berjalan tertib.

Tetapi, Provokasi yang saya maksud kali ini adalah mengadu domba, iya seperti kasus fiktif yang sudah saya paparkan di atas tadi. Jadi Provokasi itu bisa juga diartikan sebagai pengacau.

Cukup penjelasan rumitnya, mari langsung ke bahasan. Jadi, provokasi ini sering sekali terjadi di masyarakat yang sangat sensitif ini. Hal ini bisa disebabkan karena adanya suatu pihak yang bisa dibilang kurang senang atau bahkan mungkin cuma iseng memberikan suatu informasi yang bersifat untuk memojokkan orang lain.

Karena terlalu rumit, mari langsung ke contohnya

Misalnya, si A adalah penulis Blog yang cukup dikenal, setiap hari banyak orang yang berkunjung ke Blognya si A. Disisi lain, ada penulis Blog juga yaitu si B, karena dia iri dengan si A. Maka dia mengacau di tulisan si A dengan cara memberikan informasi palsu, berbohong atas nama si A, atau sebagainya.

Di Indonesia, hal ini rawan sekali terjadi. Apalagi jika kaitannya dengan agama dan golongan, misalkan ada Blog yang menceritakan tentang suatu Agama atau golongan, maka ada saja misalnya orang yang di lain pihak menjelek2an agama itu dengan mengatasnamakan golongan atau agama tertentu. Jadi pihak yang seharusnya tidak bersalah menjadi bermasalah atau bahkan hal seperti itu bisa menyebabkan konflik dan permusuhan

Terkadang, provokator2 itu hanya mencari perhatian atau bosan. Hal ini dapat dimaklumi, namun hindari perbuatan seperti ini, karena tentu semua orang yang berhati nurani memilih untuk tidak bermasalah, hal2 seperti ini bisa merusak hubungan sesama. Ingat, kita semua ini seharusnya bisa hidup rukun tanpa cekcok dari suatu hal. Lagipula kebanyakan provokator itu tidak bertanggung jawab, apakah anda berani mempertanggung jawabkan perbuatan anda dihadapan Tuhan?

Kesimpulannya, mari kita hindari provokasi. Kita sedari dulu sangat mudah diadudomba oleh Kolonial juga karena terlalu dangkal pikirannya, jadi jika tidak ingin disamakan dengan penjajah jangan provokasi dalam hal negatif

Sekian dulu, maaf jika temanya berat atau tulisan saya banyak yang salah. Saya masih belajar, semoga hal ini bermanfaat bagi kita semua

Trims

Iklan

Aksi

Information

3 responses

21 09 2008
sora9n

Di Indonesia, hal ini rawan sekali terjadi. Apalagi jika kaitannya dengan agama dan golongan, misalkan ada Blog yang menceritakan tentang suatu Agama atau golongan, maka ada saja misalnya orang yang di lain pihak menjelek2an agama itu dengan mengatasnamakan golongan atau agama tertentu. Jadi pihak yang seharusnya tidak bersalah menjadi bermasalah atau bahkan hal seperti itu bisa menyebabkan konflik dan permusuhan

Ah, ini pernah kejadian di sekitar WP Indonesia. Waktu akhir tahun 2007. Ada seorang blogger (bapak-bapak) yang nick-nya dibajak dan kena black campaign di blogosfer. Lumayan rame, soalnya berkaitan dengan isu SARA. 😕

Akhirnya beliau bikin pernyataan sikap tidak akan menulis komentar di blog selain punya sendiri.

Mungkin mas Adriano tertarik menelusuri kasusnya, soalnya sejalan banget sama isi postingan ini. ^^

[link]

21 09 2008
Adriano Minami

@sora9n : Terima kasih, saya emang heran ama orang2. Mungkin kasus ini sama saja dengan tulisan Ini, tapi parahnya dia pake nama orang lain.
Memang kasus ini sama saja dengan pencemaran nama baik dan pelaku dapat diancam dengan hukuman pidana penjara

22 09 2008
Namikaze Cheeza

rasanya kayak kembali ke zaman belanda…
note: politik adu domba by kompeni-red.

mungkin salah satu warisan budaya ya?
hahhahha :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: