Beberapa hari terakhir ini, saya sering mendengar desas desus mengenai Fatwa Haram Facebook yang konon dilontarkan oleh Persatuan Pondok Pesantren Jawa-Madura. Katanya, hal ini disebabkan karena Facebook dianggap sebagai ajang maksiat dan tempat mencari pacar?

Padahal, coba dipikir2 lagi. Sebetulnya? Apakah Facebook hanya dipandang sebagai itu saja? Apakah benar2 berfungsi untuk hal2 itu saja? Sebenarnya, jika dipikir2 kembali. Facebook juga memiliki manfaat, malahan lebih banyak sebenarnya. Seperti bisa bersilaturahmi dengan kawan lama, keluarga, dan orang2 lain terutama yang sudah lama tidak bertemu, bisa juga sebagai ajang pencari teman baru. Facebook juga menyediakan berbagai fasillitas yang dapat menghibur seperti game2 dan kuis aneh. Lumayanlah daripada ngerjain sesuatu yg nggak2, dan masih banyak lainnya.
Facebook adalah pedang bermata dua, begitu juga segala hal yang ada di dunia ini. Bahkan agama sekalipun juga merupakan pedang bermata dua, agama juga dapat dijadikan alat2 untuk kepentingan pribadi atau golongannya saja. Yup, sebenarnya segala hal yang ada di dunia ini adalah pedang bermata dua. Baik hal yang baik dan buruk pasti memiliki sisi kebalikannya, segala yang ada tergantung pada pemakainya. Jadi, tidaklah bisa dilakukan generalisasi akan hal ini
Lagipula, apakah semudah itukah membuat fatwa haram? Jangan sampai fenomena Fatwa Haram Golput terjadi lagi, bisa2 kinerja MUI akan semakin diragukan. Apakah Islam sekolot itu? Saya rasa tidak, sebaiknya hendaknya berpikir lebih lanjut sebelum berkata sekalipun, apalagi sebelum bertindak. Maka dari itu, saya berpikir bahwa fatwa haram bukan solusi yang baik apalagi tepat untuk masalah ini.
Apalagi jika alasannya hanya karena takut menjadi ajang maksiat seperti itu saja. Pak, banyak tempat lain di dunia maya yang jauh lebih parah daripada Facebook! Kalau mau, skalian saja haramkan semua jejaring sosial, forum, atau bahkan kalau perlu larang saja Internet jika hanya dianggap maksiat! Islampun sebenarnya seharusnya mampu mengikuti arus, dan jangan juga memandang sebelah mata. Walaupun Facebook dan Internet itu produk barat dan bahkan pendiri Facebook adalah keturunan Yahudi, tapi cobalah dipikirkan lagi baik2 mengenai manfaatnya. Produk dari merekapun banyak yang bermanfaat kok…
Trims, demikianlah tanggapan saya
. No Offense
Sumber Gambar :
http://lifeinthenhs.files.wordpress.com/2009/02/facebook.jpg
DIarsipkan di bawah: Kebijaksiniian, Kritik | Ditandai: facebook, fatwa haram, indonesia, islam, mui









setuju…
coz facebook tuh gak salah, yg salah adalah orang2 yang menggunakan facebook tidak sebagaimana fungsinya.
seharusnya petinggi2 yang ngeluarin fatwa tersebut harusnya lebih teliti lagi ko mw ngeluarkan sebuah fatwa.
Setahu saya malah banyak Ulama yg pake Facebook, bisa buat Silaturahmi atau lainnya pula. Dan cukup menghibur
Sudah saya tambahkan lagi
setuju saya gan~! semua tergantung pemakainya juga, ntar klo gini terus sms juga di haramin >:(
emg klo ngeliat sesuatu dr sisi jelekny ga akan pernah abis deh, ga kaya mencari sisi positif yg kadang ga keliatan
ah semoga ga akan aneh2 lg deh bingung juga jadiny (>’-’ )>
Nanti pada akhirnya berbicara sekalipun akan diharamkan, karena dianggap penuh kebohongan
)
Hahaha, semoga satu ini gak jadi
wah bukan itu aj…
semua hal malah bisa jadi haram bro…
Makanya, tergantung manusianya kan?
Indonesia sudah melunturkan jati dirinya sendiri yang ramah dan dan santun. Yang muncul adalah kebijakan yang represif dan kasar, entah itu dari pemerintah maupun golongan masyakarakt. tahu sendirinya budaya maling yang dihakimi massa sampai mati, nyolong sandal langsung disebut antek pki dan sebagainya.
Gak tau kadang2 apa sih yang ada di benak mereka…
Sukanya generalisasi dalam segala hal, lalu main bentak satu sama lain…
Err, saya koreksi dikit, yang katanya mau mengharamkan itu Bukan MUI , tapi Ulama Jawa Timur. Kemarin petinggi MUI diwawancara di TV One, beliau berkata bahwa wacana pengharaman bukan dari MUI kok, lha wong orang MUI juga punya akun FB buat dakwah.
Dan pengharaman itu bukan pengharaman FB secara keseluruhan, tapi haram untuk cari jodoh. Lengkapnya sila baca di blog ane
GPH promosyi.
Masalahnya sih simple: asal daftar, klik OK, klik submit, nggak baca TOS.
hahaha.. padahal gampangnya, tinggal ngomong ke para ulama. “kalo benar, tunjukkan siapa orangnya?”.. hahaha.
klo menurut saya konyol juga sihh.. haram-haram.. sangat terbilang konyol dan gak masuk akal.. saya yakin, orang-orang yang berbicara tersebut belum pernah nyentuh yang namanya jejaring sosial.. hahhaa.
tidak hanya fesbuk lohh. mereka mngucapkan itu di tvone kemaren.. katanya, “friendster pun masuk”.. tapi, disini juga mereka mengatakan, “kami tidak mengharamkan alatnya”.. jadi, apa dong?? mereka dengan mudahnya mengucapkan facebook haram.. nanti dengan mudahnya juga blog haram… dengan alasan, di blog membicarakan suatu objek/komunitas atau mungkin dianggap berprasangka buruk.. konyol kan??? anehh.. makin lama, sy makin gak betah di indo. hahahhaha.
btw, saya sih, gak akan peduli ama ucapan mereka. saya hanya percaya ama yang saya anggap rasional saja. jadi, mereka mo ngomong apa juga gak peduli.. ahahha
*ditulis dengan penuh tawa dan canda*.. hehehehe.
ehem. kesian dong para m*nor*ty hehe.
tapi gpp ah gue jg ga butuh facebook. ganyang facebook!
ohya ajang maksiat? lihatlah friendster, wahai MUI~ hehe. terlalu banyak gambar gersang (seger merangsang) disana.
fatwa haram friendster dulu mungkin
)
Saya ill feel dengan mudahnya orang-orang mengatas namakan Islam memfatwakan hal-hal yang tidak sesuai dengan pikiran mereka.
Padahal saya bisa kembali akrab dengan para sepupu yang berada jauh di mata adalah karena FB. Haaaaahhh…
BAH ANTUM TAHU APA SOAL ISLAM???? FACEBOOK ITU SUMBER MAKSIAT YANG JELAS SEKALI YA AKH,,, FOTO2 PORNO BERKELIARAN,,,, FRIENDSTER YOUTUBE DAN SEGENGGONGSITUSNYA JUGA SAMA AJA,,,,,,,, GA SALAH KALO PEMERINTAH BOIKOT YOUTUBE GARA2 ANTEK2 BELANDA WAKTU ITU FITNAH2AN,,,,,, SESUNGGUHNYA ALLAH TAHU MANA YANG BATHIL DAN MANA YANG BUKAN,,,,,,,, POKOKNYA INTERNET SUMBER MAKSIAT!!!!
[...] Private Number Aryan di Kartun Amerika Vs Tontonan Ora… Xaliber von Reginhil… di Fatwa Haram Bukanlah Solusi Ya… araralututu di Adriano Minami ,the [...]
Menurutku sih, sebenarnya ndak perlu lah fatwa2 begitu.
*kabur sebelum digeplak*
Alasannya?
Karena menurutku, jejaring sosial kaya’ FB itu sama kaya’ dunia nyata. Nggak semuanya baik dan berniat baik. Tergantung kitanya aja bagaimana membawa diri.
Sekian~